Mengenal Benih Padi Unggul Lebih Dekat Lagi

Rabu, Mei 11th, 2016 - Pertanian, Tanaman Pangan

Benih Padi Unggul- Indonesia sebagai salah satu negara agraris terbesar di dunia tentu masyarakatnya sudah tidak asing lagi dengan bercocok tanam terutama dalam sektor pertanian. Dalam bercocok tanam sendiri kualitas dan  kuantitas hasil pertanian ditentukan oleh beberapa faktor salah satunya adalah jenis/ varietas bibit yang digunakan. Di Indonesia sendiri kalau kita tahu memiliki beberapa jenis varietas yang bisa dikelompokkan menjadi 3 (tiga) jenis yakni varietas padi hibrida, varietas padi unggul, varietas padi lokal. Semua jeni/ varietas memiliki kelebihan dan kekurangan masing- masing. Untuk artikel kali ini kita akan membahas lebih dalam tentang varietas benih padi unggul.

Padi jenis Unggul

Disebut dengan varietas benih padi unggul bukan tanpa alasan. Pasalnya jenis benih padi seperti ini memiliki kelebihan jika dibandinkan dengan jenis benih padi yang lainya. Jenis padi unggul memiliki kelebihan bisa berkali- kali ditanam dengan perlakuan yang baik. Oleh karena itu jenis benih varietas padi seperti ini bisa dijadikan benih kembali. Bahkan pernah ada petani yang sampai menanam jenis Benih Padi Unggul ini sampai 10 kali dengan hasil yang hampir sama. Untuk jenis padi seperti ini biasanya di keluarkan oleh pemerintah menggunakan SK Menteri Pertanian. Selain itu jenis bibit varietas ini juga sudah telah melewati berbagai macam uji coba. Karena dikeluarkan oleh pemerintah maka jenis benih padi unggul seperti ini biasanya dibanderol dengan harga yang cukup murah.

Adapun ontoh jenis benih padi unggul yang banyak ditanam oleh masyarakat adalah jenis padi unggulan CIHERANG (bia hampir mencapai 47 persen dari total varietas yang ditanam), Cimelati, IR- 64, Cisadane, Cigulis, Cibago, Situ Patenggang, Ciliwung, Sintanur, Jati Luhur, Fatmawati, Situbagendit dan yang lainya. Perlu anda ketahui, sejak tahun 2008 cara menanam padi di Indonesia berubah. Untuk padi sawah biasa dinamakan dengan sebutan Inpari 1- 10, Inpari 11, Inpari 12 dan seterusnya. Sementara itu dari pihak BATAN telah mengeluarkan beberapa varietas seperti Pandan Putri, Cilosari, Inpari Sidenuk, Bestari, Diahsuci dan masih banyak lainya.

Baca Juga :   Keunggulan Budidaya Tanaman Pangan Padi Organik Dengan Metode SRI

Pada tahun 2011- an untuk jenis varietas Inpari tepatnya Inpari 13 yang paling banyak ditanam oleh para petani. Karena memang ada agenda dari pemerintah agar vairietas Inpari 13 mampu menggeser dominasi varitas Ciherang yang saat itu paling banyak ditanam oleh para petani. Sedangkan pada tahun 2011- an BB padi telah merilis varietas terbaru dengan keunggulanya yang lebih baik seperti halnya Inpari 14 Pakuan, Inpari 15 Parahiyangan, Inpari 16 Pasundan hingga Inpari varietas 21 dan masih banyak lainya. Untuk padi yang ditanam pada tanah rawa, pemerintah juga melepas banyak jenis varian Benih Padi Unggul diantaranya adalah Inpari 1 hingga 8 dan lain sebagainya, begitu juga halnya dengan padi Gogo atau Inpago seperti contohnya Inpago 1 hingga 5 dan lain sebagainya.

Oleh karena itu penting kiranya berkonsultasi kepada ahli pertanian atau paling tidak ikut bergabung bersama kelompok tani yang ada di daerah masing- masing. Meski namanya bibit unggul bukan berarti kita bisa menanamnya disegala bentuk jenis tanah. Harus ada kriteria tersendiri antara jenis tanah yang ada dengan varietas benih unggul yang hendak ingin ditanam. Demikianlah ulasan tentang Benih Padi Unggul. Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Sekian dan terimakasih !

Mengenal Benih Padi Unggul Lebih Dekat Lagi | Kelompok Tani | 4.5
Leave a Reply